Book Review : Catatan AyahASI

Pertama kali tahu tentang buku ini adalah lewat twitter, tapi saya lupa dari tweetnya siapa. Saat lihat di twitpic, kesan pertama biasa saja sih karena cover bukunya sederhana dan judulnya pun aneh. Beberapa waktu kemudian ada yang share di FB mengenai buku ini. Kali ini dilengkapi review singkat. Katanya, buku ini cocok untuk calon ayah dan para ayah. Penasaran, akhirnya pergilah ke toko buku.

Sebenarnya belum tamat sih baca bukunya. Walau begitu, banyak wawasan baru yang saya dapat dari buku ini. Bahasanya enak, tidak terlalu formal, kadang diselingi candaan, dan juga dilengkapi ilustrasi cerita berupa komik. Sedangkan isi tulisannya sendiri berupa cerita pengalaman para penulis dalam menemani istri mereka saat hamil sampai membesarkan bayi.

Dari beberapa chapter yang sudah dibaca, ada beberapa hal yang penting untuk diketahui oleh para calon orang tua. Dimulai dari pentingnya ASI bagi sang bayi. Asupan terbaik bagi bayi yang baru lahir adalah ASI. Pemberian asupan lain (misal: susu formula, air, dll) ke bayi tidak bisa dilakukan sembarangan, karena memberikan asupan lain ke bayi hanya dilakukan jika ada indikasi medis. Maksudnya, pemberian asupan lain tersebut dilakukan saat keadaan mendesak, misalnya saat bayi harus disinar (untuk mencegah kuning) sedangkan asupan ASI dari sang ibu sangat kurang. Para orang tua harus paham betul hal ini. Sesulit apapun keadaannya, harus diusahakan agar bayi mendapatkan ASI tanpa harus ada asupan lain. CMIIW.

Dipaparkan pula tips dalam memilih dokter untuk memantau kehamilan. Usahakan cari dokter yang pro-ASI, menganut RUM (Rational use of medicine), lokasi berdekatan dengan tempat tinggal, dan enak diajak konsultasi. Begitu pula saat prosesi melahirkan, pastikan tempat bersalinnya mendukung IMD (inisiasi menyusui dini), mendukung sang ibu dalam memberikan ASI, tidak memberi asupan selain ASI kecuali ada indikasi medis, tidak memberi dot atau kempeng pada bayi, serta ibu dan anak bisa rawat gabung.

Inti dari beberapa chapter yang sudah saya baca adalah… dibutuhkan kerjasama antara suami (ayah) dan istri (ibu) dalam menjalani masa kehamilan, check up ke dokter, proses melahirkan, menyusui, sampai membesarkan bayi. Sehingga secara tidak langsung telah membiasakan team work semenjak dini antara ayah, ibu, dan bayi.

Buku ini termasuk kategori parenting yang isi tulisannya berupa pengalaman para penulis. Walau begitu, ada pula bagian-bagian yang mengutip dari sumber terpercaya baik itu dari dokter maupun dari link website. Dengan menyimak pengalaman orang lain dan pemaparan ahli, setidaknya  kita bisa lebih siap di kemudian hari😀

2 thoughts on “Book Review : Catatan AyahASI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s