Pengantar Data Warehouse

Oleh : Eka Risyana Pribadi

Tulisan ini adalah seri kedua dari hasil pembuatan makalah seminar Pendidikan Ilmu Komputer UPI, tulisan sebelumnya yaitu tentang pengertian data, informasi, pengetahuan dan sistem

Pengertian Data Warehouse

Pemanfaatan data-data historis untuk suatu organisasi menjadi sangat penting untuk pengambilan keputusan di masa mendatang. Organisasi besar terkadang mempunyai banyak sumber data dalam berbagai sistem operasional. Adanya sistem operasional yang banyak tersebut adalah untuk menjaga performa kecepatan transaksi. Namun untuk kebutuhan pelaporan dan analisis data, akan sangat menyulitkan jika harus menelusuri satu persatu sistem operasional tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut, harus dirancang suatu sistem yang mempunyai kemampuan untuk mengambil data dari semua sistem operasional yang ada dan didesain khusus untuk kebutuhan pelaporan dan analisis. Untuk itulah data warehouse dibuat. Data warehouse merupakan suatu lingkungan yang terancang sebagaimana “the data warehouse is the heart of the architected environment, and is the foundation of all DSS processing “ (Inmon, 2002: 31), juga merupakan landasan untuk setiap sistem pendukung keputusan. Inmon juga mengemukakan bahwa “the data warehouse is a subject-oriented, integrated, time variant and non-volatile collection of data used in strategic decision making” (Imhoff et al., 2003: 13). Dengan demikian data warehouse sangat terkait erat dengan sistem pendukung keputusan, sebagaimana yang dikemukakan oleh Power (2005, 1) bahwa :

Lanjutkan membaca ‘Pengantar Data Warehouse’

Pengertian Data, Informasi, Knowledge, dan Sistem

Oleh : Eka Risyana Pribadi

Tulisan ini merupakan tulisan pertama dari serial makalah seminar Pendidikan Ilmu komputer UPI yang membahas mengenai salah satu kerangka kerja dalam Sistem Pendukung Keputusan

Data

Data merupakan salah satu hal utama yang dikaji dalam masalah TIK. Penggunaan dan pemanfaatan data sudah mencakup banyak aspek. Berikut adalah pembahasan definisi data berdasarkan berbagai sumber.

Data menggambarkan sebuah representasi fakta yang tersusun secara terstruktur, dengan kata lain bahwa “Generally, data represent a structured codification of single primary entities, as well as of transactions involving two or more primary entities .” (Vercellis, 2009: 6). Selain deskripsi dari sebuah fakta, data dapat pula merepresentasikan suatu objek sebagaimana dikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa “Data adalah nilai yang merepresentasikan deskripsi dari suatu objek atau kejadian (event) “

Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa data merupakan suatu objek, kejadian, atau fakta yang terdokumentasikan dengan memiliki kodifikasi terstruktur untuk suatu atau beberapa entitas.

Informasi

Informasi merupakan sesuatu yang dihasilkan dari pengolahan data. Data yang sudah ada dikemas dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah informasi yang berguna. Berikut adalah definisi informasi berdasarkan berbagai sumber.
Lanjutkan membaca ‘Pengertian Data, Informasi, Knowledge, dan Sistem’

INSTALASI JAVA DI UBUNTU 9.04 DENGAN CARA MANUAL

Oleh : Eka Risyana Pribadi

Pada tutorial ini akan dibahas mengenai instalasi Java Development Kits (JDK) di Linux Ubuntu 9.04 dengan cara melakukan unpack pada installer-nya. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah yaitu dengan memanfaatkan repository, tapi tak ada salahnya kita coba dengan cara manual :) . Ok, sudah siap ?, berikut langkah-langkahnya :

  • Download paket JDK terbaru dari http://java.sun.com/
  • Copy paket JDK tersebut ke Home Folder anda. Kita asumsikan nama filenya : jdk-6u3-linux-i586.bin
  • Masuk terminal dan login sebagari super user
    • eka@eka-laptop:~$ sudo su
    • password for eka:
  • Lakukan unpack terhadap file JDK
    • sh jdk-6u3-linux-i586.bin
  • Akan muncul Licence Agrement, terserah anda mau baca atau tidak :) . Ketik ‘yes’
  • Proses unpacking akan berlangsung dan setelah selesai maka akan tercipta direktori ‘/usr/java/jdk1.6.0_03′. Direktori ini kita sebut sebagai nilai dari variable JAVA_HOME.
  • Sampai sini JDK sudah terinstal dan anda dapat meng-instal IDE Java kesukaan anda, semisal Netbeans atau Eclips.
  • Namun jika anda ingin dapat meng-compile melalui terminal, anda harus men-setting CLASSPATH terlebih dahulu.
  • Caranya adalah dengan mendefinisikan nilai dari variabel JAVA_HOME dan PATH :
    • export JAVA_HOME=/usr/java/jdk1.6.0_03
    • export PATH=$JAVA_HOME/bin:$PATH
  • Untuk mengecek apakah nilai dari kedua variabel tersebut telah ter-update, lakukanlah ini :
    • echo $JAVA_HOME
    • echo $PATH
    • Jika keduanya menampilkan output, maka pendefinisian kedua variable tersebut sukses
  • Sampai sini CLASSPATH sudah ter-setting dan anda dapat meng-compile melalui terminal. Untuk mengujinya lakukanlah :
    • javac
    • java -version
  • Namun masalahnya adalah, ketika anda menutup terminal maka anda harus men-setting kembali CLASSPATH. Hal ini tentu tidak mengenakan. Jadi, anda harus meng-update file .bashrc dengan menambahkan informasi mengenai CLASSPATH yang akan anda tentukan
  • Buka file .bashrc :
    • ~/.bashrc
    • jika ada pesan ‘permission denied’, maka tulis saja:
    • nano ~/.bashrc
  • Pada akhir file tersebut tambahkan informasi mengenai CLASSPATH lalu save :
    • JAVA_HOME=/usr/java/jdk1.6.0_03
    • PATH=$JAVA_HOME/bin:$PATH
  • Mulai sekarang, anda dapat langsung meng-compile file java melalui terminal tanpa harus ba-bi-bu lagi :)
    • javac
    • java -version

KALKULATOR SEDERHANA MENGGUNAKAN JAVA

Bagi yang sedang mempelajari bahasa pemrograman, contoh kalkulator sederhana merupakan hal yang sudah biasa. Mengapa contoh tersebut sering ditugaskan oleh dosen ? ya, karena di sana ada penerapan input, pengulangan, output, dan juga penerapan pemrograman modular. Contoh yang saya buat di bawah ini adalah kalkulator sederhana dengan menggunakan bahasa Java. Pada contoh tersebut terdapat beberapa method yang diperlukan untuk sebuah kalkulator, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Ok deh, selamat belajar.

Lanjutkan membaca ‘KALKULATOR SEDERHANA MENGGUNAKAN JAVA’

Pengertian Bimbingan dalam Konsep Bimbingan dan Konseling

Manusia sebagai makhluk sosial tidak akan pernah terlepas dari berbagi masalah. Masalah yang menimpa manusia terkadang membuat manusia menjadi frustrasi, tak berdaya, nelangsa dan putus asa. Bahkan tak jarang orang yang begitu banyak diterpa berbagai masalah hidup lebih memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena tak kuasa menghadapi masalah tersebut. Hal ini diakibatkan oleh tidak adanya pengetahuan, ilmu, serta pengalaman dalam mengahapi masalah. Oleh sebab itu manusia harus mendapat bimbingan agar mampu membantu keluar dari masalah yang sedang dihadapinya.

Untuk lebih memahami apakah ‘bimbingan’ itu, maka alangkah lebih baiknya jika kita mengulas tentang pengertian bimbingan dari berbagai sisi yaitu dilihat dari segi bahasa serta dilihat dari segi istilah (pendapat para ahli). Bimbingan secara bahasa dapat berarti sebagai berikut :

(baca lanjut…)

Tugas Arsitektur Komputer [3] : KOMPARASI CACHE MEMORY PENTIUM 4 DAN GENERASI SEBELUMNYA

Pentium 4 adalah prosesor generasi ketujuh yang dibuat oleh Intel Corporation dan dirilis pada bulan November 2000 meneruskan prosesor Intel Pentium III. Nama core yang diperkenal adalah Willamette dan Northwood setelah itu disusul oleh Prescott dan Cedar-Mill. Pengembangan prosesor selalu diikuti dengan penambahan fitur pada cache memorinya. Secara umum, spesifikasi cache memori pada beberapa jenis Pentium 4   adalah sebagai berikut :

Cache L1 Cache data : 8 KB (Wilamette, Northwood); 16 KB (Prescott, Cedar-Mill)

Cache instruksi : 12 KB

Cache L2 256 KB, 512 KB, atau 1.024 KB, dalam tubuh, kecepatan penuh (setara dengan kecepatan prosesor) dengan lebar lajur 256-bit
Jenis cache L2 Asosiatif delapan lajur, mendukung ECC

Secara detail, Pentium 4 memiliki penambahan beberapa fitur pada cache memorinya, yaitu adanya Level 1 Execution Trace Cache (L1 ETC) dan adanya Peningkatan Advance Transfer Cache (ATC). Berikut penjelasannya :

Level 1 Execution Trace Cache (L1 ETC)

Sebagai tambahan untuk standar level 1 data cache 8 KB, Pentium 4 memasukkan 12 KB L1 ETC. Cache tersebut menyimpan instruksi micro-op yang terbaca karena instruksi-instruksi tersebut akan dieksekusi, mengoptimalkan efisiensi dan kinerja media penyimpanan dengan cara menghilangkan micro-op yang terbaca dari perulangan eksekusi utama dan hanya menyimpan instruksi micro-op tersebebut yang dibutuhkan saja. Dengan mengolah instruksi micro-op sebelum mereka dibutuhkan, maka L1 ETC dapat memastikan bahwa unit pengeksekusian prosesor kadang-kadang harus menunggu berbagai instruksi, dan efeknya adalah beberapa hal yang memungkinkan adanya salah prediksi (mispredictions) dapat diminimalisir.

Peningkatan Advance Transfer Cache (ATC)

Intel telah menambah performa dari L2 ATC yang pertama kali muncul pada saat Pentium III diluncurkan. Pentium 4 menggunakan non-blocking, asosiatif delapan jalur, inklusif, on-die, L2 cache yang memiliki kecepatan penuh (setara dengan kecepatan prosesor) dengan lebar lajur 256-bit. Dikarenakan clock Pentium 4 lebih cepat dari pada Pentium III, maka L2 cache nya pun mendukung transfer data dengan data rate yang lebih besar. Sebagai contoh, Pentium III yang memiliki clock 1 GHz mentransfer data pada L2 cache dengan kecepatan 16 GB/s, sedangkan Pentium 4 yang memiliki clok 1,5 GHz mentransfer data pada L2 cache dengan kecepatan 48 GB/s (hanya dengan perbedaan clock satu setengah kali saja mampu menambah transfer rate sebanyak tiga kali lipat). ATC juga mendukung peningkatan Data Prefetch Logic (DPL) yang dapat mengantisipasi data apakah yang akan dibutuhkan oleh program dan mengisinya kedalam cache sebelum data tersebut dibutuhkan. Pentium 4 dengan core yang bernama Willamette mempunyai L2 cache sebesar 256 KB, sedangkan core Northwood mempunyai L2 cache sebesar 512 KB

[download makalah full]

Tugas Arsitektur Komputer [1] : INTERKONEKSI BUS

PENGERTIAN BUS DAN SISTEM BUS

Bus merupakan lintasan komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer. Karakteristik penting sebuah bus adalah bahwa bus merupakan media transmisi yang dapat digunakan bersama. Sejumlah perangkat yang terhubung ke bus dan suatu sinyal yang ditransmisikan oleh salah satu perangkat ini dapat ditermia oleh salah satu perangkat yang terhubung ke bus. Bila dua buah perangkat melakukan transmisi dalam waktu yang bersamaan, maka sinyal-sinyalnya akan bertumpang tindih dan menjadi rusak. Dengan demikain, hanya sebuah perangkat saja yang akan berhasil melakukan transimi pada suatu saat tertentu.

Umumnya sebuah bus terdiri dari sejumlah lintasan komunikasi atau saluran. Masing-masing saluran dapat mentransmisikan sinyal yang menunjukkan biner 1 dan biner 0. Serangkaian digit biner dapat ditransmisikan melalui saluran tunggal. Dengan mengumpulkan beberapa saluran dari sebuah bus, dapat digunakan mentransmisikan digit biner secra bersamaan (paralel). Misalnya sebuah satuan data 8 bit dapat ditransmisikan melalui bus delapan saluran.

Sistem komputer terdiri dari sejumlah bus yang berlainan yang menyediakan jalan antara dua buah komponen pada bermacam-macam tingkatan hirarki sisterm komputer. Sebuah bus yang menghubungkan komponen-komponen utama komputer (CPU, memori, input/output) disebut bus sistem. Struktur interkoneksi komputer yang umum didasarkan pada penggunaan satu bus sistem atau lebih.

STRUKTUR BUS

Sebuah bus sistem terdiri dari 50 hingga 100 saluran yang terpisah. Masing-masing saluran ditandai dengan arti dan fungsi khusus. Walaupun terdapat sejumlah rancangan bus yang berlainan, fungsi saluran bus dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu saluran data, saluran alamat, dan saluran kontrol. Selain itu, terdapat pula saluran distribusi daya yang memberikan kebutuhan daya bagi modul yang terhubung. (baca lanjut…)

Tugas Arsitektur Komputer [0] : GERBANG LOGIKA

Apa itu gerbang logika ?.  Hmm yang jelas bagi orang yang sedang belajar komputing, rangkaian elektronika, arsitektur komputer, dan juga logika informatika, memahami gerbang logika adalah sebuah kewajiban. Berikut saya kutip dari wikipedia :

Gerbang logika atau gerbang logik adalah suatu entitas dalam elektronika dan matematika Boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Gerbang logika terutama diimplementasikan secara elektronis menggunakan dioda atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay), cairan, optik dan bahkan mekanik.

Apakah anda dapat memahaminya ? yang jelas cara mudahnya adalah gerbang logika ini akan membahas mengenai logika OR, AND, NOR, NAND, XOR, dan XNOR.

Berikut link untuk download materi gerbang logika yang di dalamnya terdapat lambang rangkaian dan tabel kebenaran. [download disini ]

Keuntungan dan Kerugian dalam Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Oleh : Eka Risyana Pribadi

Tulisan ini adalah salah satu tugas yang saya kerjakan ketika kuliah semester satu di pendidikan Ilmu Komputer UPI, sebuah program studi baru di UPI Bandung yang diproyeksikan untuk menghasilkan guru TIK.

Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan sesuatu yang patut kita syukuri karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus dikerjakannya. Namun, tidak semua kemajuan yang telah dicapai tersebut membawa dampak positif. Diantara kemajuan yang telah dicapai tersebut ternyata dapat membawa dampak negatif bagi manusia. Dibawah ini akan dipaparkan dampak positif (keuntungan) dan negatif(kerugian) dari penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan.

A. Dalam Bidang Sosial

Keuntungan :

  1. Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain.

Kerugian :

  1. Dengan semakin pesatnya komunikasi membuat bentuk komunikasi berubah yang asalnya berupa face to face menjadi tidak. Hal ini dapat menyebabkan komunikasi menjadi hampa.
  2. Seseorang yang terus menerus bergaul dengan komputer akan cenderung menjadi seseorang yang individualis.
  3. Dengan pesatnya teknologi informasi baik di internet maupun media lainnya membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi, pornoaksi, maupun kekerasan semakin mudah.
  4. Kemajuan TIK juga pasti akan semakin memperparah kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat antara orang kaya dan orang miskin.
  5. Maraknya cyber crime yang terus membayangi seperti carding, ulah cracker, manipulasi data dan berbagai cyber crime yang lainnya
  6. (baca lanjut…)

Landasan Psikologis dalam Pendidikan

Tulisan ini merupakan sebuah makalah yang disusuan oleh saya dan beberapa rekan di pendidikan ilmu komputer UPI sebagai salah satu syarat dalam pelaksanaan tugas mata kuliah Landasan Pendidikan dengan pokok bahasan “Landasan Psikologis dalam Pendidikan”.

Sehubungan dengan pentingnya mengetahui tentang landasan psikologis dalam pendidikan maka pembahasan yang kami lakukan sangat perlu untuk dibincangkan. Pada dasarnya keberhasilan pendidik dalam melaksanakan berbagai peranannya akan dipengaruhi oleh pemahamannya tentang seluk beluk landasan pendidikan termasuk landasan psikologis dalam pendidikan.

Perbedaan individual terjadi karena adanya perbedaan berbagai aspek kejiwaan antar peserta didik, bukan hanya yang berkaitan dengan kecerdasan dan bakat tetapi juga perbedaan pengalaman dan tingkat perkembangan, perbedaan aspirasi dan cita-cita bahkan perbedaan kepribadian secara keseluruhan. Oleh sebab itu, pendidik perlu memahami perkembangan individu peserta didiknya baik itu prinsip perkembangannya maupun arah perkembangannya.

(baca lanjut…)

Halaman Berikutnya »


Seorang mahasiswa yang lahir dan besar di Kota Bandung. Kuliah di jurusan Pendidikan Ilmu Komputer UPI. Bidang yang diminati : Basis data, Web Programming, dan Java Programming. Memiliki hobi : Main futsal dan blogging.
ekaris_janissary
YM! id ku : ekaris_janissary

 

November 2009
S S R K J S M
« Mei    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

My Twitter